Sabtu, 18 Juni 2016

Cincin Vagina

Cincin Vagina Alat Kontrasepsi Modern


Nama lain: Cincin KB, NuvaRing (sesuai nama mereknya).

Cincin vagina adalah sebuah cincin fleksibel yang berdiameter sekitar 5 cm dan mengandung hormon sintetis dosis rendah (progestin dan estrogen). Cincin ditempatkan di vagina dan dibiarkan pada tempatnya selama tiga minggu dan dikeluarkan selama sepekan selanjutnya setiap bulan. Selama penempatan, cincin melepaskan hormon yang langsung diserap melalui dinding vagina dan kemudian didistribusikan ke dalam aliran darah. Kehamilan dicegah oleh tindakan hormon-hormon tersebut.



Metode Kerja


Cara kerja cincin vagina sama seperti pada pil kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progestin. Hormon-hormon itu bekerja dengan mencegah ovulasi. Kehamilan tidak dapat terjadi jika tidak ada telur untuk bergabung dengan sperma. Hormon juga mencegah kehamilan dengan penebalan lendir serviks, yang memblokir pergerakan sperma. Selain itu, hormon juga menipiskan lapisan rahim sehingga telur yang dibuahi tidak dapat menempel di rahim.

Cara Pemakaian


Untuk mengetahui hari apa yang terbaik bagi Anda untuk mulai menggunakan ring, berbicaralah dengan dokter Anda. Paling sering, wanita mulai menggunakan cincin vagina setelah lima hari dari hari pertama menstruasi. Dengan begitu, mereka segera terlindungi dari kehamilan mulai hari ke-7.

Berikut adalah beberapa rincian lebih spesifik tentang menggunakan cincin:

  • Simpan cincin yang tidak terpakai pada suhu kamar dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

  • Periksa tanggal daluwarsa tiap-tiap paket cincin sebelum penyisipan.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air.

  • Gunakan jari Anda untuk menekan kedua sisi ring secara perlahan-lahan ke dalam vagina Anda. Posisi yang tepat dari cincin tidak terlalu penting.

  • Tidak perlu untuk melepas cincin selama hubungan vagina.

  • Keluarkan dalam tiga minggu pada hari yang sama dalam minggu pemasangan.

  • Jepitkan jari Anda pada tepi cincin dan dengan lembut menariknya keluar dari vagina.

  • Bungkus cincin dalam bungkusan foil aslinya, dan buang di tempat sampah. Cincin yang telah digunakan masih mengandung sejumlah hormon. Menggunakan pembungkus foil melindungi anak-anak dan hewan peliharaan yang mungkin bermain-main dengan cincin bekas tersebut. Hal ini juga mengurangi kemungkinan bahwa hormon akan mencemari tanah dan air.

  • Setelah satu minggu tanpa cincin, masukkan cincin yang baru – pada hari yang sama.

  • Selama istirahat satu minggu, Anda biasanya akan mendapatkan menstruasi Anda. Anda mungkin masih berdarah waktu menyisipkan sebuah cincin baru. Ini hal yang normal. Cincin vagina tetap harus dimasukkan pada hari yang sama dengan saat dimasukkan dalam siklus terakhir, atau Anda bisa hamil.


vidio


Efektivitas


Kemungkinan TIDAK hamil selama setahun pemakaian: 99% . Kurang dari 1 per 100 wanita dapat hamil dengan penggunaan yang tepat.

Kelebihan


Cincin vagina bekerja mirip dengan pil sehingga kelebihannya mirip, yaitu:

  • Tidak mengganggu hubungan seks.  Otot di dalam vagina memungkinkan cincin untuk tetap berada di tempatnya selama hubungan seks dan / atau olahraga.

  • Tidak perlu mengingat untuk menempatkannya setiap hari / minggu. (Lama perlindungan 3 minggu, 1 minggu jeda)

  • Mengurangi perdarahan dan kram menstruasi.

  • Mengurangi jerawat.

  • Mengurangi risiko kanker ovarium dan endometrium.

  • Dapat hamil segera setelah penggunaan dihentikan, jika ingin mendapatkan kehamilan.



Kekurangan




  • Bukan pilihan yang baik jika pasien merasa repot atau tidak nyaman.

  • Peningkatan risiko serangan jantung, stroke, atau bekuan darah (di paru-paru, kaki, atau lengan), terutama jika Anda merokok lebih dari 15 batang sehari, atau berusia lebih dari 35 tahun dan merokok.

  • Jika cincin dikeluarkan dari vagina lebih dari 3 jam setiap hari selama periode 21 hari (3 minggu), kehamilan dapat terjadi. Karena itu metode cadangan (kondom) dianjurkan selama 7 hari.

  • Tidak mencegah penyakit menular seksual.



Efek Samping


Efek samping yang mungkin terjadi setelah dua atau tiga bulan pemakaian termasuk:

  • Perdarahan di luar menstruasi

  • Nyeri payudara

  • Mual dan muntah

  • Keputihan, iritasi vagina, atau infeksi.

  • Mengubah hasrat seksual wanita.

Jumat, 25 Maret 2016

Tentang Kondom Wanita

Tentang Kondom Wanita Geli - Geli Empuk

Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal kondom pria. Meski masih kurang populer, kondom wanita juga termasuk salah satu alat kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya kehamilan. Selain itu, kondom wanita memiliki kemampuan memberikan proteksi terhadap beragam infeksi atau penyakit menular seksual. Bagaimana cara memakai kondom wanita?




Berbeda dengan kondom untuk pria, kondom wanita tampak seperti selubung tipis, lembut, dan longgar, lengkap dengan cincin fleksibel pada kedua ujungnya. Satu cincin terbuka, sementara cincin yang lain tertutup. Ujung cincin yang tertutup kemudian akan disisipkan ke dalam vagina guna menampung air mani dari pria saat terjadi ejakulasi.

Posisi Yang Tepat

Kondom dapat dimasukkan ke vagina hingga delapan jam sebelum berhubungan intim. Cara memasukkan kondom dapat dilakukan dengan berbaring, jongkok, atau dengan mengangkat satu kaki ke tempat yang lebih tinggi. Tiap wanita memiliki perbedaan dalam menentukan posisi yang tepat saat menggunakan kondom.

  • Keluarkan kondom dari kemasan dan hati-hati agar jangan sampai robek. Selalu gunakan kondom wanita yang baru tiap akan berhubungan intim. Periksa lagi masa pakai kondom, untuk memastikan produk tidak kedaluarsa.

  • Bagian kondom yang tertutup dimasukkan ke dalam vagina. Tekan hingga cincin bagian dalam yang lembut berada di antara jari telunjuk dan ibu jari Anda.

  • Pisahkan bibir vagina dengan menggunakan tangan Anda yang lain, kemudian tekan kondom hingga sedalam mungkin di vagina. Namun pastikan ujung cincin satunya tetap berada di bagian luar vagina pada setiap saat.

  • Saat berhubungan intim, penis harus masuk ke dalam kondom. Ingat untuk mempertahankan posisi cincin terluar kondom di luar vagina.

  • Untuk mengeluarkan kondom, Anda harus memutar cincin terluar kondom agar air mani tidak tumpah dan tarik dari vagina Anda. Kondom yang sudah dipakai kemudian dapat dibungkus dengan tisu dan dibuang di tempat sampah.


Jenis Kondom Wanita

Kondom wanita pertama kali dibuat dari bahan polyurethane. Kemudian, bahan tersebut diganti dengan sintetis nitrile yang mampu meredam suara mengganggu dari jenis kondom sebelumnya.

Jenis terbaru dari kondom wanita terbuat dari lateks alami, yaitu bahan yang sama dengan kondom pria. Kondom yang terbuat dari bahan ini tidak menimbulkan suara sebagaimana kondom generasi pertama. Kini kondom jenis ini dijual dengan berbagai merek di pasaran.

Hal Yang Mengganggu Efektivitas

Tingkat keberhasilan kondom wanita sebagai kontrasepsi mencapai 95 persen jika digunakan dengan tepat. Artinya, sekitar 5 dari 100 wanita per tahun yang menggunakan kondom mengalami kegagalan berupa kehamilan.

Namun beberapa hal dapat mengganggu efektivitas kondom wanita, misalnya penis menyentuh vagina sebelum kondom benar-benar terpasang dengan baik atau kondom masuk terlalu dalam ke dalam vagina.

Selain itu, kesalahan lain saat penggunaan kondom wanita adalah penis yang tidak tepat memasuki kondom. Pada kondisi ini, penis berada di dalam vagina namun di luar kondom. Selain itu, tidak jarang kondom rusak oleh benda tajam, seperti kuku atau perhiasan sehingga mengurangi efektivitasnya.

Jika Anda merasa kondom wanita yang digunakan tidak efektif, periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat. Selain risiko kehamilan, Anda juga berisiko tertular infeksi menular seksual dari pasangan.

Mempertimbangkan Penggunaan Kondom Wanita

Beberapa kelebihan kondom wanita, antara lain dapat mencegah kehamilan dengan menghalangi pertukaran cairan tubuh sehingga sekaligus menangkal infeksi menular seksual. Kondom wanita juga relatif tidak merepotkan karena hanya digunakan saat berhubungan seks, tanpa memerlukan persiapan khusus.

Hanya saja, ada beberapa kelemahan yang kerap dikeluhkan pada penggunaan kondom wanita, seperti mengganggu aktivitas seksual karena cara penggunaannya yang agak sulit.

Jika tidak digunakan dengan benar, kondom wanita memiliki kemungkinan sobek meski dari bahan yang kuat. Harga kondom wanita relatif lebih mahal dan tidak tersedia secara luas dibandingkan kondom untuk pria.

Kondom wanita tergolong aman. Tidak ada risiko kesehatan dari penggunaannya. Namun kondom tersebut mungkin tidak sesuai bagi wanita yang tidak merasa nyaman menyentuh alat kelamin mereka.

Umumnya kondom telah diberikan cairan pelumas untuk mempermudah hubungan seksual. Namun saat akan menggunakan pelumas tambahan, sebaiknya perhatikan bahan dasarnya.

Kondom wanita yang berbahan lateks seharusnya tidak menggunakan pelumas berbahan dasar minyak, seperti krim atau losion tubuh karena dapat membuat kondom lebih mudah sobek. Sedangkan kondom yang terbuat dari polyurethane dapat menggunakan pelumas dari bahan apa saja.

Baca aturan dan masa pakai kondom pada kemasan sebelum digunakan. Perhatikan juga cara penyimpanan yang benar agar kualitasnya tidak terganggu saat akan digunakan. Jika perlu, konsultasikan kepada dokter atau ahli medis dalam memilih alat kontrasepsi yang sesuai bagi Anda dan pasangan.