Sabtu, 20 Juni 2015

Makanan Pantangan Bayi


Inilah Daftar 10 Makanan Pantangan untuk Bayi



Makan bukan sembarang makan untuk bayi. Simak 10 makanan yang harus dihindari bayi berikut ini disini.

Pola makan sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan bayi. Gizi di dalam asupan sehari-hari memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan kesehatan maupun kecerdasan.

Makanan Pantangan Untuk Bayi


Makanan Pantangan Bayi



Jika pola makannya tidak tercapai dengan baik, maka perkembangannya pun akan terganggu. Untuk mencegah hal tersebut,  sebaiknya Anda menghindari 10 makanan ini:

  • Kulit ayam


Meskipun ayam rendah lemak, namun ayam memiliki kolesterol yang tinggi, khususnya bagian kulit ayam.

  • Madu


Madu memang bisa menjadi pemanis alami, namun madu mengandung spora bakteri yang memproduksi bakteri Clostridium Botulinum.

  • Daging tetelan dan kikil


Keduanya kaya akan senyawa asam amino yang tak dapat dicerna tubuh.

  • Buah-buahan asam


Buah yang terlalu asam seperti stroberi dan anggur akan membuat sistem pencernaannya yang belum sempurna bisa terganggu.

Halaman berikut terdapat beberapa daftar makanan pantangan untuk bayi lainnya.

  • Jeroan sapi


Makanan tersebut mengandung kolesterol tinggi yang tentu saja tidak baik bila dikonsumsi bayi.

  • Makanan olahan yang mengandung bahan pengawet


Sosis, nugget, dan daging asap banyak mengandung garam dan zat kimia yang berbahaya.

  • Ikan laut


Ikan dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian bayi, sementara sistem kekebalan tubuh bayi belum terbentuk sempurna.

  • Penguat rasa


Jangan menambahkan penguat rasa semacam MSG dalam makanan bayi. Unsur senyawa monosodium glutamat yang terdapat di dalam bumbu penyedap tidak baik untuk kesehatan tubuhnya.

  • Pemanis buatan


Pemanis buatan seperti sakarin bisa menyebabkan batuk, sementara itu sorbitol dan mannitol – pemanis buatan yang terdapat di produk bebas gula lainnya – dapat menyebabkan diare.

  • Kol dan lobak


Kol dan lobak sebaiknya dihindari karena mengandung gas. Dikhawatirkan malah membuat perut bayi menjadi kembung.

banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: